|
Honda Bicycle-Engine 1946 |
Honda: Lahir tahun 1906, Soichiro Honda adalah putra dari seorang pandai besi dari desa di Hamamatsu, Jepang. Pada usia 16, Honda meninggalkan rumah menuju Tokyo tempat dia magang untuk menjadi seorang montir mobil dan kemudian kembali pulang untuk membuka usaha bengkel mobil sendiri. Usaha yang bagus memungkinkan Honda memulai karir paruh waktunya yang sukses di balap mobil yang menjadikannya berhasil mempertahankan rekor kecepatan rata-rata yang tak terpecahkan selama 20 tahun. Namun, kecelakaan yang serius, mengakhiri karir balapnya. Jepang dengan cepat mengembangkan industri ketika Honda membuka pabrik yang memproduksi gelang-gelang piston. Gempa bumi benar-benar meratakan pabriknya pada tahun 1945, melengkapi pemboman yang dilakukan sekutu satu tahun sebelumnya. Jepang, sama halnya dengan kebanyakan Negara industrialis lain yang dihancurkan oleh perang, mengalami kurangnya transportasi yang mengharuskan murahnya pembelian dan pengoperasian. Keberuntungan kemudian diperolehnya, Honda menemukan kesempatan dengan adanya 500 mesin surplus di angkatan darat ia bergerak cepat untuk memasang mesin di kerangka sepeda biasa yang menghasilkan sepeda motor pertama Honda. Honda yang menjadi seorang insinyur dengan belajar secara mandiri, membangun kendaraan roda duanya yang pertama pada tahun 1947 setelah Perang Dunia II. 500 sepeda motor pertamanya tersebut yang terjual dengan cepat mendorong Honda memproduksi mesinnya sendiri dan kerangka yang dibuat untuk tujuan tertentu. Sepeda motor Honda masih digerakan sabuk sampai tahun 1949 ketika Honda mengeluarkan model 'D', atau 'Dream', dengan gearbox (kotak perseneling) dua kecepatan dan penggerak rantai. Pada tahun 1950, kualitas dan kehandalan Honda serta terbangunnya jaringan dealer yang besar menjadikan Honda pabrikan sepeda motor terbesar di dalam negeri yang terhitung hampir setengah dari produksi sepedamotor Jepang.
|